kavling produktif

Kavling Produktif Dengan Bonus Hewan Qurban

Dunia investasi dari dulu hingga saat ini merupakan sumber pendapatan tambahan yang ingin didapatkan oleh setiap kalangan masyarakat. Pendapatan tambahan berupa passive income yang hanya dapat dirasakan di kemudian hari. Dengan berinvestasi, sama saja seseorang tersebut telah menyelamatkan masa depannya. Hampir sama dengan tabungan, namun investasi memiliki keuntungan yang dapat dirasakan di kemudian hari. Investasi dalam bentuk Kavling Produktif beserta Properti Produktif, adalah dua hal yang sangat diminati oleh kalangan investor.

Perbedaan investasi yang lain dengan investasi Kavling Produktif beserta Properti Produktif adalah kenaikan nilai capital gain yang di dapatkan oleh setiap investor yang akan terus meningkat dari waktu ke waktu. Jika di lihat secara detail, investasi dalam bidang Kavling Produktif atau Properti Produktif yang biasa disebut dengan aset real ini hampir tidak memiliki resiko yang besar. Berbeda dengan investasi dalam bidang aset financial seperti saham, trading deposito dan lain sebagainya.

Tingkat resiko yang kecil dengan keuntungan yang akan terus naik dari waktu ke waktu inilah yang menyebabkan pada era modern ini setiap orang ingin menanamkan modalnya. Setiap orang berbondong bondong ingin mendapatkan lokasi kavling yang sangat memenuhi syarat. Sehingga dengan terpenuhinya syarat syarat tersebut akan menambah nilai jual kembali dari kavling yang dimiliki oleh para investor tersebut. Keuntungan selisih antara harga jual dengan harga beli seperti inilah yang menjadi incaran oleh para investor.

Kavling kavling yang sesuai dengan syarat tersebut oleh para investor dijuluki sebagai Kavling Produktif. Jadi pada prinsipnya, Kavling Produktif merupakan sebidang tanah yang telah dipetakkan sesuai dengan ukurannya dan mampu menghasilkan tingkat kenaikan Capital gain di kemudian hari. Biasanya, Kavling Produktif ini akan dibangun lahan bisnis di atasnya, untuk menambah nilai passive income dan cash flow yang akan didapatkan oleh para investor tersebut.

Penambahan bangunan di atas lahan Kavling Produktif ini disbut dengan Properti Produktif. Dimana Properti Produktif ini juga mampu hasilkan income kepada pra investor yang memilikinya. Di masa depan, jika sosok investor tersebut ingin menjual lahan Kavling Produktif yang dimilikinya tersebut, maka dengan adanya tambahan Properti Produktif diatasnya, harga dari Kavling Properti Produktif tersebut bisa naik hingga dua sampa tiga kali lipat dari harga beli di awal.

Begitulah beberapa ciri mengenai Kavling Produktif yang sampai dengan saat ini menjadi incaran oleh banyak pelaku investor. Lalu, untuk warga Indonesia yang ingin berinvestasi, kemana mereka harus menanamkan modalnya demi mendapatkan Kavling Produktif ini? Sedangkan para investor juga turut bersaing bersama degan warga Negara Indonesia yang lain. Tentunya dengan begitu maka sudah banyak lahan Kavling Produktif yang dikuasai oleh para investor.

Bersamaan dengan banyaknya permintaan mengenai lahan investasi Kavling Produktif ini, maka developer Algira Properti pada saat ini mencoba mengembangkan mega proyek ke 12nya yang bernama Kampung Qurban. Penyebutan Kampung Qurban sendiri berawal dari sistem syariah yang dibangun di dalam manajemen Algira Properti yang mengembangkan Kavling Produktif di kawasan agrowisata exclusive yang berada di kota Bogor Jawa Barat.

Selain sistem syariah yang dibangun, bonus berupa hewan qurban juga menjadi landasan mengapa Kavling Produktif tersebut dinamakan dengan Algira Kampung Qurban. Berlokasi di Kampung Rengganis, Desa Cimantik, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Algira Kampung Qurban menjadi inovasi yang sangat menarik dikarenakan penggabungan antara segala keunggulan yang ada dalam bidang Properti dengan segala keunggulan yang ada dalam bidang perkebunan serta peternakan.