Mengenal Sistem pendidikan di Indonesia

Hasil gambar untuk sekolah

image by google.om

Pendidikan merupakan suatu kegiayatan ngajar mengajar yang di dalamnya terdapat suatu sistem guna mencerdasakan anak bangsa yang memajukan bangsanya, dengan adanya keinginan ingin mencerdaskan anak bangsa guna memajukan bangsa maka diperlukanya lembaga pendidikan berupa satu kesatuan yang mengatur pendidikan tersebut guna tercapainya tujuan tersebut, dalam hal ini pula berfungsi guna mendapatkan proses pendidikan yang berjalan secara terstruktur dan terencara guna mencapai tujuan mencerdasakan anak bansa yang memajukan bangsanya.

kunjungi juga website kami perangkat akreditasi sekolah


Sistempendidikan nasional iyalah merupakan salah satu kegiyatan bagian dari perkembangan nasional dari bagian kondisi keadaan kehidupan social di negeri tersebut, seperi idiologi, hukum, pertahanan, ketahanan pangan, ekonomi, politik, dan lain lainya, atau juga dapat di artikan sebagai suatu keseluruhan yang terpadu dari semua satuan dan aktivitas yang berkaitan satu sama lainya dan aktivitas pendidikan yang berkaitan dengan yang lainya.
Berbicara sistem pendidika di Indonesia berarti kita berbicara masa kependudukan jepang, kenapa demi kian, harus kita ketahui bahwanya sistem pendidikan Indonesia hari ini itu nebgikuti sistem pemdidikan di masa kependudukan jepang di nusantara, yaitu di awali dengan pendidikan dasar selama enam tahun lalu dilanjut sekolah menegah tiga tahun dan dikanjut lagi sekolah menegah atas selama tiga tahun.

Menurut Sunarya 1969 pendidikan nasional adalah suatu sistem pendidikan yang berdiri diatas landasan dan dijiwai oleh falsafah hidup suatu bangsa dan tujuannya bersikap mengabdi kepada kepentingan dan cita-cita nasional bangsa tersebu.

 

Menurut Departemen pendidikan dan Kebudayaan 1976, pendidikan nasional adalah suatu usaha untuk membimbing para warga negara Indonesia menjadi berkepribadian Pancasila, yaitu berpribadi berdasarkan ketuhanan berkesadaran masyarakat dan mampu membudayakan alam sekitar.

 

Prof. H. Mahmud Yunus: Yang dimaksud pendidikan ialah suatu usaha yang dengan sengaja dipilih untuk mempengaruhi dan membantu anak yang bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan, jasmani dan akhlak sehingga secara perlahan bisa mengantarkan anak kepada tujuan dan cita-citanya yang paling tinggi. Agar memperoleh kehidupan yang bahagia dan apa yang dilakukanya dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, masyarakat, bangsa, negara dan agamanya.

Tap MPRS No. XXVII/ MPRS/ 1996 Bab II Pasal 3

bahwa  tujuan pendidikan membentuk manusia Pancasila sejati berdasarkan ketentuan-ketentuan seperti yang dikehendaki Pembukaan dan Isi Undang-Undang Dasar 1945.

Tap MPR No. IV/ MPR / 1978

 Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila dan bertujuan meningkatkan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, kecerdasan, keterampilan, mempertinggi budi pekerti, memperkuat kepribadian, dan mempertebal semangat kebangsaan, agar dapat menumbuhkan manusia-manusia pembangunan yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa.

Di dalam Tap MPR No. II / MPR/ 1988

Pendidikan Nasional bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia, yaitu manusia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkeperibadian, berdisiplin, bekerja keras, tangguh, bertanggung jawab, mandiri, cerdas, dan terampil serta sehat jasmani dan rohani.

Di dalam UU No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab II pasal 4 dikemukakan

Pendidikan Nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki penetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Adapun tujuan pendidikan nasional yang ada di Indonesia saat ini iyalah tertera dalam Undang-Undang RI No 20 Tahun 2003 tentang SISDIKNAS Bab II Pasal 3 yang berbunyi

Tujuan pendidikan nasional ialah berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia-manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.